Selasa, 13 Maret 2012

SINOPSIS CINTAKU


SINOPSIS CINTAKU
Dear…semua
sang surya memancarkan sinarnya dikala pagi buta itu,memeluk mimpi-mimpi kehidupan,dan setiap manusia yang mendamba cinta kini terbangun dikala pagi cerah itu.
Dan kini diary….ada sesuatu yang terjadi dalam kehidupan ku….Salahkah aku bila aku menceritakannya,tentu tidak diary.
Aku bingung diary harus bermula Dari mana cerita ku ini….
Aku hanya seorang manusia biasa yang kini telah cukup mengerti akan arti hidup dengan cinta..yah…itulah yang aku alami dan rasakan saat ini.aku tak bisa mendustai hati untuk mengenal cinta,karena cinta kini telah mendekap dan memelukku erat hingga aku susah untuk melepasnya.
Menjelang hari setiap dettik…setiap waktu..aku merassakannya diary….Cinta….itu dia..Cinta yang membuat ku gila…..gila…..untungnya aku tidak gila seperti apa yang dialami majnun.
Tentang cerita cintaku….banyak hal yang kualami dari cinta, hati ku luluh lantah karenanya..semua terjadi begitu mudah dan begitu cepat.sang revolusioner cinta itu datang secara tiba-tiba.
Hingga membuat hati q tak berdaya…tapi aku tak mau jika aku terlena karenanya.aku tak ingin membuat diri ku dan dirinya jatuh kedalam lembah ynag sangat dalam.aq bingung diary membedakan antara cinta dan nafsu… Aq mencintainya,…??mungkin yang itu aka rasakan..tapi aku meninggalkannya karena aku lebih mencintai sang pemberi Cinta Allah ‘Azza wajalla..Aq simpan rapi harapan itu,sampai saatnya tiba nanti,ketika Allah mendatangkan sang revolusioner cinta itu kepada ku.
Tepiskan hal yang berbeda agar kisah ini berderama panjang,hingga aku bisa menyimpan harapan-harapan itu.Cinta berkawan hanya sehati dalam kasih illahi……..
Ini dia….
SINOPSIS CINTAKU
Dear All…..
Kini aku boleh bercerita setelah sekian lama aku menyimpan semua kenangan itu.
Sebiru hari ini,hingga birunya seperti lautan
Seindah hati ini,indahnya bak permadani taman surga….
Itulah yang aku rasakan dikala itu.
Kenangan masa indah dulu.
Berjalan menulusuri perbukitan hijau sepulang sekolah,tiba-tiba ada seorang dengan topi kupluknya yang khas duduk bersimpuh di pos yang kecil dan mungil suatu asrama..
Itulah awal aku mengenalnya,dan saat itupulalah aku memikirkan tentang sesuatu yang aneh…..Apa itu??
Ikuti saja ceritaku ini………..
Teringat jelas suaranya dalam benakku,suara lirih yang memanggil namaku.seharian aku memikrkannya.apa maksud si fulan itu??hingga suatu hari aku kembali bertemu dengannya disebuah rumah berdinding kayu yang dijadikan tempat mencari sumber informasi,warnet namanya alias warung internet..di situlah aku tahu jawabannya,jawaban dari pertanyaan yang kufikirkan selama ini.Tuhan….Aku tidak menyangka dia ternyata menyukaiku,awalnya aku acuh dan sikapku sinis jikalau bertemu dengannya..apalgi si fulan itu ternyata satu asrama dengan ku,Cuma bedanya dia di asrama putra sedangkan aku di asrama putri.fikiranku semakin menjadi-jadi atas perlakuannya terhadap Q….Memang membingungkan….!
Singkat cerita,,,,ketika liburan sekolah tiba,aku sangat kaget dan sungguh terkejut kerika dia menelfonku….Dalam benak yang aku fikirkan dari mana dia dapat nomer handphone Q..Malam itu dia menyatakan perasaanya pada q diary,dengan bahasa yang tersirat yang aku tidak mengerti apa maksud perkataanya.
Dari situlah awal mula cerita cintaku,hatiku mencoba untuk bisa menerima orang lain walau aku tak mengerti soal cinta,karena aku hanya seorang gadis ingusan pada saat itu.hubungan ku tak berjalan lama dengannya,karena tak berapa lama setelah masuk dari liuburan dia pergi….pergi dari asrama dan tentunya meninggalkankun…Hualah..Meninggalkanku,?ya mungkin seperti itu diary.
Hingga akhirnya hubungan itu menjadi LDR……Diary tahu kan LDR??tak usah aku jelaskan.
Bulan berganti bulan,hingga pada waktu itu berganti tahun,aku meridukannya karena aku jarang mendapat kabar darinya,hingga tak jelas hubungan itu akan dibawa kemana.
Dan tahun kedua ku di asram,aku memutuskan untuk mengakhiri cerita ini..aku ingin pergi darinya.tapi semakin lama ku coba untuk melupaknnya,semakin tumbuh rasa rindu yang amat dalam kepadanya.aku tak tahu kenapa ini terjadi,,apakah ini yang dinamakan CINTA??
Hingga suatu saat di tahun ketiga aku mengetahui ternyata dia sudah mendapatkan belahan jiwanya,remuk….dalam termangu…menyayat dalam jiwa,itu yang aku rasakan setelah aku mengetahui dia sudah punya orang lain di hatinya.Aku mecoba untuk bisa melupakannya,tapi sulit bagi ku……
Aku membencinya Diary….Membencinya….
Hati q sakit….sakit……
Sakit karenannya
Walau saat itu aku masih belum mengenal CINTA
Rasa itu Semakin mencekam dalam jiwa,tapi aku merindukannya…bayangan wajahnya yang terekam dalam otakku selalu muncul begitu saja walau aku lama tak pernah lagi berjjumpa denggany.Apa maksud semuua ini diary….??
Tapi ketika itu.tiba-tiba dia dating kembali..dia dating lewat sebuah media Chat..Friendster yang sedang ngetrend pada masa itu..dia memberiku kata-kata yang indah dalam…hingga kedalam Qalbu.
Dari friendsterlah hubunganku terjalin kemabli dengannya.hingga rasa rindu itu semakin meraung-raung diary….saat itu timbullah di benakku,adakah secercah harapan untuk kembali……
Tapi aku tidak ingin…..tidak….
Cukup bagi q,untuk mengakhiri cerita cinta ini bersamanya.
Hingga aku memutuskan…….
Berakhirlah cinta Q….
Dan pergilah kau Jauh Ke sebrang sana…
…………..dan pada saat aku memutuskan sendiri utuk mengakhiri semuatu itu,tapi kenapa……kenapa dia hadir kembali dalam kehidupanku diary…..Kenapa???bahkan kami saling dekat,hubungan kami pun semakin membaik tanpa ada sekat yang memisahkan.tapi kini aku menganggapnya dia sebagai kakak Qu…ya tentunya karena dia lebuh tua dariku.Aku menggapnya dia kakak dan diapun menerima itu…Dan dunia berkata bahwa kini kami seorang kakak beradik…..
…………aku sangat menyayanginya,,tapi rasa sayang itu bukan Cinta diary….Aku menyayanginya hanya sebagai sesorang kakak..walau aku tahu sebenarnya dia masih mencintai dan menyayangi ku.tapi apa daya aku tidak ingin sesuatu yang dulu terjadi padaku,terulang kembali..Tidak diary….aku lebih meemilinhya sebagai seorang kakak,kakak yang bisa membimbingku dan tentunya selalu memberiku advice yang menentramkan kaalbu…
……….Hingga buku menutup lembaran kami dengan sebuah Finishing yang masih terikat jalinan……….
Hahaha….luChunya dari Akhir cerita ini…….^_*
………………………………………………Saat ini………………………………
……………..Aku membuka lembaran yang baru……………
Berkenalan dengan seorang adam,bermula dari sebuah SMS,,haduh….ini juga yang menjadi bagian dari cerita cinta ku....
Saling kenal…dan berteman lumayan cukup lama….
Dia duluan diary….
Yah perhatian lebih yang dia kasih untukku,entahlah apakah setiap adam mempunyai sifat seperti ini untuk menarik seorang hawa???
Aku tak tahu……..
Dia perhatian kepada ku ,masa aku kasih dia ampela sih….gak mungkin diary.
Saling membalaslah kita dengan memberikan sebuah perhatian,,,walau sebenarnya aku saat itu menjadi orang yang malas dan gampang bosan karena sebuah perhatian,……..
Aku banyak cerita padanya,bahkan cerita cintaku dengan kakak, aku ceritan karena aku menganggap dia sebagai termanku dan tempat curahan hatiku saat itu..
Haduh diary….aku jadi malu nie…
Dari temand berakhir dengan sebuah percintaan…
Yah terulang kembali deh,,,,cerita cinta ku..bersama adam yang baru jadi temen ku .
Aneh gak ya???
Ada sesuatu Yang aku khawatirkan saat itu..aku sangat mencermati sebuah pepatah…
Ini pepatahnya “ Banyak persahabatan yang berakhir dengan cinta.tapi sangat sedikit cinta yang berakhir dengan persahabtan” itu dia diary……
Aku sangat khawatir kelak jika aku tidak bersamanya lagi,tali ukhwahku hancur karena sebuah Cinta..Aku tidak menginginkan itu…..Dan ternyata itu benar-benar terjadi diary…..
Sesuatu yang aku khawatirkan,terjadi juga pada ku.
Hubungan kami tidak berjalan lama..dan setelah itu apa yang terjadi..dia,seorang adam yang aku hargai mencaci maki ku..gara-garanya sih sepele,gara-gara aku putisin dia,dan diia terus mencoba membujukku untuk kembali padanya.ntukan bener sedikit sekali cinta yang beraklhir dengan persahabatan,banyak berakhir dengan sebuah permusuhan….
Memang menaykitkan yah…
Realita
Indah….
Duka juga
Lara….
Itulah yang aku alami bersamanya….
Aku memutuskannya bukan karena papun diary,tapi karena Tuhan q..Allah SWT.Ketakutanku pada Rabb ku melebihi kecintaanku pada seorang adam..Aku sadar diary,itu belumlah waktunya..walau di kedalam hati ku tersembunyi sebuah harapan yang suci,tapi aku mencoba untuk bersabar sampai Rabb ku menetapkan waktunya nanti.Sungguh walau ku keluh untuk mengungkap perasaanku,,tapi aku selalu berdoa agar Allah mendatangkan qawwam itu dengan cara yang bersih…
Sang mujahidku…
Maafkan aku…
Kini belumlah saatnya aku membalas cintamu…..
Tinggalkan diriku untuk saat ini,,
Yakinlah Pada allah jikalau jodoh itu di tanganNYa
Yang kita tidak tahu dia siapa dan datang dari mana…..
Heeeemmmmmmmmm Itulah ddiary sepenggal cerita Cintaku………
Ntar klu ada cerita lagi,aku bagi ke kamu yah….

Kala sakit Menjadi Penawar Sabarku

KALA SAKIT MENJADI PENAWAR SABARKU

Allahku………

Kala lisan tak lagi dapat berucap
Kala jemari dan tubuh  tak dapat lagi bergerak
Dan kala aku tak dapat lagi mencumbuMu dalam rayuan doaku
Hanya kelit  pusaran sakit yang terlilit

Kala sakit menjadi penawar sabarku

Sakit yang menarik semua canda menjadi duka lara
Sakit yang kerap meronta lisan berkeluh kesah
Sakit yang menggenangi buram bola mata dan nafas sejenak menghela
Hanya segaris senyum terkatup ucap yang tak terlupa

Kala sakit menjadi penawar sabarku
Maka ENGKAU adalah obatku

Allahku…….

Meski tubuhku menggigil perih
Meski jiwaku kerap bernyanyi lirih
Maka sabarku tak henti tiada letih…….

Tak perlu ku merintih dalam keluh kesah ini
Tak perlu ku bersedih dalam seduh sedan ini
Tapi kujalani sakit ini sebagai penawar sabar yang tak henti bermekar
Karena ku tahu sakit ini menjadi penawar sabarku untuk mendapatkan obat dariMu

Senin, 22 Februari 2010

Vlad Dracula:Kisah Nyata Pembantaian Umat Islam




Nama aslinya Vlad Tepes (dibaca Tse-pesh). Dia lahir sekitar bulan Desember 1431 M di Benteng Sighisoara, Transylvania, Rumania. Ayahnya bernama Basarab (Vlad II), yang terkenal dengan sebutan Vlad Dracul, karena keanggotaannya dalam Orde Naga. Dalam bahasa Rumania, “Dracul” berarti naga. Sedangkan akhiran “ulea” artinya “anak dari”. Dari gabungan kedua kata itu, Vlad Tepes dipanggil dengan nama Vlad Draculea ( dalam bahasa Inggris dibaca Dracula), yang berarti anak dari sang naga.

Ayah Dracula adalah seorang panglima militer yang lebih sering berada di medan perang ketimbang di rumah. Praktis Dracula hanya mengenal sosok sang Ibu, Cneajna, seorang bangsawan dari kerajaan Moldavia. Sang ibu memang memberikan kasih sayang dan pendidikan bagi Dracula. Namun itu tidak mencukupi untuk menghadapi situasi mencekam di Wallachia saat itu. Pembantaian sudah menjadi tontonan harian. Seorang raja yang semalam masih berkuasa, di pagi hari kepalanya sudah diarak keliling kota oleh para pemberontak.

Pada usia 11 tahun, Dracula bersama adiknya, Radu, dikirim ke Turki. Hal ini dilakukan sang Ayah sebagai jaminan kesetiaannya kepada kerajaan Turki Ustmani yang telah membantunya merebut tahta Wallachia dari tangan Janos Hunyadi. Selama di Turki, kakak beradik ini memeluk agama Islam, bahkan mereka juga sekolah di madrasah untuk belajar ilmu agama. Tak seperti adiknya yang tekun belajar, Dracula justru sering mencuri waktu untuk melihat eksekusi hukuman mati di alun-alun. Begitu senangnya dia melihat kepala-kepala tanpa badan dipancang di ujung tombak. Sampai-sampai sehari saja tidak ada hukuman mati, maka dia segera menangkap burung atau tikus, kemudian menyiksanya dengan tombak kecil sampai mati.

Dengan status muslimnya, Dracula mempunyai kesempatan belajar kemiliteran pada para prajurit Turki yang terkenal andal dalam berperang. Dalam waktu singkat dia bisa menguasai seni berperang Turki, bahkan melebihi prajurit Turki lainnya. Hal ini menarik perhatian Sultan Muhammad II ( di Eropa disebut Sultan Mehmed II). Hingga pada tahun 1448 M, menyusul kematian Ayah dan kakaknya, Mircea, yang dibunuh dalam kudeta yang diorganisir Janos Hunyadi, Kerajaan Turki mengirim Dracula untuk merebut Wallachia dari tangan salib Kerajaan Honggaria. Saat itu Dracula berusia 17 tahun.

Many Faces of Vlad Dracula

Aksi Biadab Dracula
Dengan bantuan Turki Dracula dapat merebut tahta Wallachia. Setelah itu, sebagian besar pasukan kembali ke Turki dengan menyisakan sebagian kecil di Wallachia. Tanpa pernah diduga, Dracula murtad dan berkhianat. Dia menyatakan memisahkan diri dari Turki. Para prajurit Turki yang tersisa di Wallachia ditangkapi. Setelah beberapa hari disekap di ruang bawah tanah, mereka diarak telanjang bulat menuju tempat eksekusi di pinggir kota. Di tempat ini seluruh sisa prajurit Turki dieksekusi dengan cara disula. Yakni dengan ditusuk duburnya dengan balok runcing sebesar lengan, kemudian dipancangkan di tengah lapangan.

Dua bulan kemudian Janos Hunyadi berhasil merebut tahta Wallachia dari tangan Dracula. Namun pada tahun 1456 hingga 1462 Dracula kembali berkuasa di Wallachia. Masa pemerintahannya kali ini adalah masa-masa teror yang sangat mengerikan. Yang menjadi korban aksi sadisnya bukan hanya umat Islam yang tinggal di Wallachia, tapi juga para tuan tanah dan rakyat Wallachia yang beragama Khatolik.

Di hari Paskah tahun 1459, Dracula mengumpulkan para bangsawan dan tuan tanah beserta keluarganya di sebuah gereja dalam sebuah jamuan makan. Setelah semuanya selesai makan, dia memerintahkan semua orang yang ada ditempat itu ditangkap. Para bangsawan yang terlibat pembunuhan ayah dan kakaknya dibunuh dengan cara disula. Sedang lainnya dijadikan budak pembangunan benteng untuk kepentingan darurat di kota Poenari, di tepi sungai Agres. Sejarawan Yunani, Chalcondyles, memperkirakan jumlah semua tahanan mencapai 300 kepala keluarga. Terdiri dari laki-laki dan perempuan, orang tua, bahkan anak-anak.

Aksi Dracula terhadap umat Islam di Wallachia jauh lebih sadis lagi. Selama masa kekuasaannya, tak kurang dari 300 ribu umat Islam dibantainya. Berikut sejumlah peristiwa yang digunakan Dracula sebagai ajang pembantaian umat Islam:

Pembataian terhadap prajurit Turki di ibu kota Wallachia, Tirgoviste. Ini terjadi pada awal kedatangannya di sana, setelah mengumumkan perlawanannya terhadap Turki.

Hutan Mayat yang Tersula
Pada 1456, Dracula membakar hidup-hidup 400 pemuda Turki yang sedang menimba ilmu pengetahuan di Wallachia. Mereka ditangkapi dan ditelanjangi, lalu diarak keliling kota yang akhirnya masukkan ke dalam sebuah aula. Aula tersebut lalu dibakar dengan ratusan pemuda Turki di dalamnya.

Aksi brutal lainnya, adalah pembakaran para petani dan fakir miskin Muslim Wallachia pada acara penobatan kekuasaannya. Para petani dan fakir miskin ini dikumpulkan dalam jamuan makan malam di salah satu ruangan istana. Tanpa sadar mereka dikunci dari luar, kemudian ruangan itu dibakar.

Dendam Dracula terhadap Turki dan Islam semakin menjadi. Untuk menyambut hari peringatan St. Bartholome, 1459, dia memerintahkan pasukannya untuk menangkapi para pedagang Turki yang ada di Wallachia. Dalam waktu sebulan terkumpullah 30 ribu pedagang Turki beserta keluarganya. Para pedagang yang ditawan ditelanjangi lalu digiring menuju lapangan penyulaan. Lalu mereka disula satu persatu.

Aksi kejam lainnya adalah dengan menyebar virus penyakit mematikan ke wilayah-wilayah yang didiami kaum Muslimin. Dia juga memerintahkan pasukannya meracuni Sungai Danube. Ini adalah taktik Dracula untuk membunuh pasukan Turki yang membangun kubu pertahanan di selatan Sungai Danube.

Pada 1462 M, Sultan Turki, Muhammad II mengirim 60 ribu pasukan untuk menangkap Dracula hidup atau mati. Pemimpin pasukan adalah Radu, adik kandung Dracula. Mengetahui rencana serangan ini, Dracula menyiapkan aksi terkejamnya untuk menyambut pasukan Turki.

Sepekan sebelum penyerangan, dia memerintahkan pasukannya untuk memburu seluruh umat Islam yang tersisa di wilayahnya. Terkumpullah 20 ribu umat Islam yang terdiri dari pasukan Turki yang tertawan, para petani, dan rakyat lainnya. Selama empat hari mereka digiring dengan telanjang bulat dari Tirgoviste menuju tepi Sungai Danube. Dua hari sebelum pertempuran, para tawanan disula secara masal di sebuah tanah lapang. Mayat-mayat tersula tersebut kemudian diseret menuju tepi sungai. Lalu dipancang di kiri dan kanan jalan, yang membentang sejauh 10 km untuk menyambut pasukan Turki.

Pemandangan mengerikan ini hampir membuat pasukan Turki turun mental. Namun semangat mereka kembali bangkit saat melihat sang Sultan begitu berani menerjang musuh. Mereka terus merangsek maju, mendesak pasukan Dracula melewati Tirgoviste hingga ke Benteng Poenari.

Pasukan Turki yang dipimpin Radu berhasil mengepung Benteng Poenari. Merasa terdesak, isteri Dracula memilih bunuh diri dengan terjun dari salah satu menara benteng. Sedang Dracula melarikan diri ke Honggaria melalui lorong rahasia. Hingga tahun 1475 M Wallachia dikuasai oleh Kerajaan Turki, sebelum akhirnya direbut kembali oleh Dracula yang disokong pasukan salib dari Transylvania dan Moldavia.

Dracula tewas dalam pertempuran melawan pasukan Turki pimpinan Sultan Muhammad II di tepi Danau Snagov, pada Desember 1476. Kepala Dracula dipenggal, kemudian dibawa ke Konstantinopel untuk dipertunjukkan kepada rakyat Turki. Sedang badannya dikuburkan di Biara Snagov oleh para biarawan.

Selain melalui cerita turun-temurun rakyat Rumania, bukti-bukti sejarah terkait riwayat kelam Drakula juga tercatat dengan baik di sejumlah pamflet yang beredar di Jerman dan Rusia

  • Share/Bookmark